presiden federasi sepakbola Vietnam (VFF) Nguyen Trong Hy mengonfirmasi akan mempertimbangkan pemanggilan kembali para pemain naturalisasi untuk memperkuat timnas.
Langkah tersebut ditempuh seiring menurunnya penampilan Vietnam tahun ini, padahal mereka mempunya misi mempertahankan gelar Piala AFF yang mulai digelar pekan depan. Hy melihat, negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan kini Indonesia tidak segan menggunakan pemain naturalisasi dalam timnas masing-masing.
Sejumlah tanggapan bermunculan. Pelatih timnas Henrique Calisto disebutkan berkata ingin memanggil lagi striker Huynh Kesley, bek Nguyen Rogierio, Nguyen Hoang Helio, dan kiper Dinh Hoang La.
Pelatih lokal seperti Nguyen Van Dung mendukung kebijakan ini karena menganggapnya dapat meningkatkan kompetisi di timnas. Apalagi lini depan Vietnam butuh tambahan kekuatan selain Le Cong Vinh.
Begitu juga eks pelatih timnas U-20 Doan Minh Xuong yang menyatakan kehadiran pemain naturalisasi diperlukan karena Vietnam dianggap lemah dalam hal kemampuan fisik jika dibandingkan dengan rival-rivalnya.
Huynh Kesley awalnya adalah pemain Brasil yang mendapat kewarganegaraan karena menikahi wanita Vietnam. Nguyen Rogierio dan Nguyen Hoang Helio adalah juga pemain kelahiran Brasil, sedangkan Dinh Hoang La tadinya berpaspor Ukraina.
negaraku
Minggu, 28 November 2010
Empat Pemain Naturalisasi Maroko Dapatkan Lampu Hijau
FIFA telah memberi otorisasi kepada empat pemain yang hendak dinaturalisasi federasi sepakbola Maroko.
Mereka adalah empat pemain berdarah Maroko kelahiran Eropa yang diharapkan dapat mengangkat kembali derajat persepakbolaan Singa Atlas di kancah internasional.
Mehdi Carcela-Gonzalez dari Standard Liege, Ismail Aissati dari Vitesse Arnhem, dan dua pemain PSV Eindhoven, Zakaria Labyad dan Nordin Amrabat diberi lampu hijau oleh FIFA untuk mengenakan seragam timnas Maroko.
Carcela-Gonzalez pernah membela timnas yunior Belgia, sedangkan tiga rekannya juga berpengalaman menghuni timnas yunior Belanda.
Kini, pelatih Eric Gerets dapat memanggil serta memanfaatkan tenaga mereka dalam babak kualifikasi Piala Afrika 2012.
Mereka adalah empat pemain berdarah Maroko kelahiran Eropa yang diharapkan dapat mengangkat kembali derajat persepakbolaan Singa Atlas di kancah internasional.
Mehdi Carcela-Gonzalez dari Standard Liege, Ismail Aissati dari Vitesse Arnhem, dan dua pemain PSV Eindhoven, Zakaria Labyad dan Nordin Amrabat diberi lampu hijau oleh FIFA untuk mengenakan seragam timnas Maroko.
Carcela-Gonzalez pernah membela timnas yunior Belgia, sedangkan tiga rekannya juga berpengalaman menghuni timnas yunior Belanda.
Kini, pelatih Eric Gerets dapat memanggil serta memanfaatkan tenaga mereka dalam babak kualifikasi Piala Afrika 2012.
"Naturalisasi untuk Kebutuhan Instan"
PSSI tetap berharap pemain naturalisasi dapat memperkuat timnas Indonesia pada beberapa pertandingan internasional seperti Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011. Pemain naturalisasi sangat dibutuhkan dalam waktu dekat guna mengisi kekurangan pemain terutama di posisi depan.
Lima tahun ke depan, kata dia, jasa pemain keturunan atau naturalisasi tidak boleh ada lagi. Sebab saat ini pembinaan telah dilakukan sesuai dengan program yang ditetapkan PSSI.
Sesuai dengan rencana awal ada empat pemain keturunan yang akan dinaturalisasi yaitu John van Beukering, Rafael Guilermo, Sergio van Djik yang ketiganya keturunan Belanda dan Christian Gonzales dari Uruguay.
Menpora telah menindaklanjuti proses naturalisasi bagi ketiga pemain itu. Khusus untuk Gonzales merupakan keinginan sendiri untuk menjadi WNI.
Timnas Indonesia pada Piala AFF ditargetkan mampu menjadi juara. Pada babak penyisihan yang rencananya digelar di Tanah Air, Firman Utina dan kawan-kawan satu grup dengan Thailand, Malaysia dan pemenang babak kualifikasi.
Lima tahun ke depan, kata dia, jasa pemain keturunan atau naturalisasi tidak boleh ada lagi. Sebab saat ini pembinaan telah dilakukan sesuai dengan program yang ditetapkan PSSI.
Sesuai dengan rencana awal ada empat pemain keturunan yang akan dinaturalisasi yaitu John van Beukering, Rafael Guilermo, Sergio van Djik yang ketiganya keturunan Belanda dan Christian Gonzales dari Uruguay.
Menpora telah menindaklanjuti proses naturalisasi bagi ketiga pemain itu. Khusus untuk Gonzales merupakan keinginan sendiri untuk menjadi WNI.
Timnas Indonesia pada Piala AFF ditargetkan mampu menjadi juara. Pada babak penyisihan yang rencananya digelar di Tanah Air, Firman Utina dan kawan-kawan satu grup dengan Thailand, Malaysia dan pemenang babak kualifikasi.
"Naturalisasi Bukan Segalanya"
Belakangan ini, PSSI memang tengah gencar mendekati para pemain asing keturunan Indonesia untuk disertakan dalam skuad Merah Putih. Kendati wacana ini ditanggapi antusias sebagian masyarakat, tidak sedikit pula yang menentang karena menganggap PSSI hanya mencari jalan pintas dalam mendongkrak prestasi.
Menurut Nugraha, wacana naturalisasi pemain sebenarnya tidak perlu ditanggapi berlebihan. Pasalnya, ini hanyalah salah satu cara PSSI mengumpulkan pemain-pemain terbaik untuk meningkatkan prestasi timnas.
Menurut Nugraha, wacana naturalisasi pemain sebenarnya tidak perlu ditanggapi berlebihan. Pasalnya, ini hanyalah salah satu cara PSSI mengumpulkan pemain-pemain terbaik untuk meningkatkan prestasi timnas.
"Naturalisasi bukan segalanya. Naturalisasi hanyalah komplemen alias pelengkap. Jika Indonesia memiliki pemain berbakat di luar negeri, mengapa tidak kita manfaatkan? Tapi, kami masih mengutamakan pembinaan usia muda," jelasnya.
Pernyataan Nugraha segera diamini Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif. Dia berkeras, tujuan utama PSSI adalah mencari pemain-pemain terbaik untuk memperkuat timnas.
"Alfred Riedl tetap mencari pemain terbaik untuk timnas. Sebagai program jangka pendek, kami memeng mencari pemain senior yang capable dan tampil di liga-liga kompetitif di luar negeri. Tapi, kami juga melakukan pembinaan usia muda, baik di dalam maupun luar negeri" jelasnya.
Menurut Nugraha, wacana naturalisasi pemain sebenarnya tidak perlu ditanggapi berlebihan. Pasalnya, ini hanyalah salah satu cara PSSI mengumpulkan pemain-pemain terbaik untuk meningkatkan prestasi timnas.
Menurut Nugraha, wacana naturalisasi pemain sebenarnya tidak perlu ditanggapi berlebihan. Pasalnya, ini hanyalah salah satu cara PSSI mengumpulkan pemain-pemain terbaik untuk meningkatkan prestasi timnas.
"Naturalisasi bukan segalanya. Naturalisasi hanyalah komplemen alias pelengkap. Jika Indonesia memiliki pemain berbakat di luar negeri, mengapa tidak kita manfaatkan? Tapi, kami masih mengutamakan pembinaan usia muda," jelasnya.
Pernyataan Nugraha segera diamini Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif. Dia berkeras, tujuan utama PSSI adalah mencari pemain-pemain terbaik untuk memperkuat timnas.
"Alfred Riedl tetap mencari pemain terbaik untuk timnas. Sebagai program jangka pendek, kami memeng mencari pemain senior yang capable dan tampil di liga-liga kompetitif di luar negeri. Tapi, kami juga melakukan pembinaan usia muda, baik di dalam maupun luar negeri" jelasnya.
Singapura Menang Karena Naturalisasi
Sudah kali ke 4 kita kalah oleh legiun asing pasukan Singapura. mentang-mentang banyak duit mereka malas melakukan pembinaan melalui kompetisi yang ketat dan berjenjang seperti halnya Indonesia alih-alih malah mencari pemain jadi dan di Naturalisasi. Tetapi tidak ada peraturan yang melarang tentang naturalisasi dengan pembatasan jumlah pemain yang di naturalisasi seperti halnya pemain asing di sebuah klub jadi kita harus menerima itu.
Ada beberapa peraturan yang dirilis oleh FIFA tentang naturalisasi ini dan menjadi pedoman bagi negara yang akan melaukan proses naturalisasi pemainnya. Pemain harus mempunyai ikatan dengan negara baru yang diresmikan oleh pengadilan internasional, jadi pemain yang sama sekali tidak punya ikatan dengan negara barunya maka dia tidak boleh membela negara itu.
Peraturan selanjutnya adalah seorang yang pernah mewakili negara (asalnya) dalam sebuah turanmen resmi, akan dilarang bermain untuk negara lain, meskipun negara itu memiliki kebijaksanaan dua kewarga negaraan (contoh negara yang boleh memiliki dua kewarganegaraan adalah Italia yang membolehkan warga argentina) . Ada juga peraturan masa tenggang, seorang pemain yang baru berpindah kewarga negaraan harus menunggu misalnya dalam 2 tahun sebelum boleh memperkuat negara barunya itu.
Naturalisasi ini hal biasa dan mungkin akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang tidak hanya dalam sepakbola saja, tapi juga di olahraga lain, mis bului tangkis sudah beberapa atlit indonesia yang menjadi warga negara lain. Adalah kita yang harus meningkatkan permainan dan kompetisi dan kualitas timnas kita sendiri bukan terus-terusan gondok dengan Naturalisasinya Singapura atau kalau perlu kita juga melakukan naturalisasi pemain seperti halnya Singapura toh tidak dilarang kan .
Ada beberapa peraturan yang dirilis oleh FIFA tentang naturalisasi ini dan menjadi pedoman bagi negara yang akan melaukan proses naturalisasi pemainnya. Pemain harus mempunyai ikatan dengan negara baru yang diresmikan oleh pengadilan internasional, jadi pemain yang sama sekali tidak punya ikatan dengan negara barunya maka dia tidak boleh membela negara itu.
Peraturan selanjutnya adalah seorang yang pernah mewakili negara (asalnya) dalam sebuah turanmen resmi, akan dilarang bermain untuk negara lain, meskipun negara itu memiliki kebijaksanaan dua kewarga negaraan (contoh negara yang boleh memiliki dua kewarganegaraan adalah Italia yang membolehkan warga argentina) . Ada juga peraturan masa tenggang, seorang pemain yang baru berpindah kewarga negaraan harus menunggu misalnya dalam 2 tahun sebelum boleh memperkuat negara barunya itu.
Naturalisasi ini hal biasa dan mungkin akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang tidak hanya dalam sepakbola saja, tapi juga di olahraga lain, mis bului tangkis sudah beberapa atlit indonesia yang menjadi warga negara lain. Adalah kita yang harus meningkatkan permainan dan kompetisi dan kualitas timnas kita sendiri bukan terus-terusan gondok dengan Naturalisasinya Singapura atau kalau perlu kita juga melakukan naturalisasi pemain seperti halnya Singapura toh tidak dilarang kan .
PSSI Kaji Pemain Naturalisasi Masuk Timnas
PSSI akan mengkaji penggunaan pemain naturalisasi (beralih kewarganegaraan menjadi WNI) dalam timnas Indonesia menyusul gagalnya timnas baik di pentas regional maupun internasional.
Naturalisasi pemain adalah salah satu opsi meningkatkan kemampuan timnas, selain memaksimalkan pembinaan.
Pemain yang dibidik untuk menjadi pemain naturalisasi adalah pemain berkategori U-19 dan U-21 yang akan dibidik untuk masuk tim U-23.
Pemain yang dibidik adalah pemain yang saat ini berada di Australia dan beberapa negara di Eropa diantaranya Belanda.
Jika rencana penggunaan pemain naturalisasi terealisasi maka tim tersebut akan secepatnya dibentuk dan akan mulai dimainkan pada SEA Games 2011 mendatang.
Naturalisasi pemain adalah salah satu opsi meningkatkan kemampuan timnas, selain memaksimalkan pembinaan.
Pemain yang dibidik untuk menjadi pemain naturalisasi adalah pemain berkategori U-19 dan U-21 yang akan dibidik untuk masuk tim U-23.
Pemain yang dibidik adalah pemain yang saat ini berada di Australia dan beberapa negara di Eropa diantaranya Belanda.
Jika rencana penggunaan pemain naturalisasi terealisasi maka tim tersebut akan secepatnya dibentuk dan akan mulai dimainkan pada SEA Games 2011 mendatang.
Rabu, 24 November 2010
teknik naturalisasi yang berbeda-beda
United Kingdom
Selalu ada perbedaan dalam hukum Inggris antara subyek alien raja dan: subyek raja itu berutang kesetiaan raja, dan termasuk mereka yang lahir di nya kerajaan (pelajaran alam-lahir) dan orang-orang yang kemudian memberinya atau dia mereka kesetiaan (pelajaran dinaturalisasi).
Persyaratan modern untuk naturalisasi sebagai warga negara Inggris tergantung pada apakah atau tidak satu adalah pasangan atau civil partner seorang warga Inggris.
Pemohon yang merupakan mitra pasangan atau sipil dari warga negara Inggris harus:
- terus cuti tak terbatas untuk tetap di Inggris (atau yang setara seperti Hak tempat tinggal atau kewarganegaraan Irlandia)
- telah tinggal secara legal di Inggris selama tiga tahun
- sudah di luar Inggris tidak lebih dari 90 hari selama periode satu tahun sebelum mengajukan aplikasi.
- menunjukkan pengetahuan yang cukup hidup di Inggris, baik dengan melewati Kehidupan di tes Inggris atau dengan menghadiri gabungan bahasa Inggris dan kelas kewarganegaraan. Bukti ini harus diberikan dengan aplikasi seseorang untuk naturalisasi. Mereka yang berusia 65 atau lebih mungkin dapat mengklaim pembebasan.
- memenuhi ditetapkan Inggris , Welsh atau bahasa Gaelik Skotlandia standar kompetensi.Mereka yang lulus tes Kehidupan di Inggris dianggap memenuhi persyaratan bahasa Inggris.
- setidaknya lima tahun hukum tinggal di Inggris
- sudah di luar Inggris tidak lebih dari 90 hari selama periode satu tahun sebelum mengajukan aplikasi.
- cuti tak terbatas untuk tetap atau setara harus telah ditahan selama 12 bulan
- pemohon harus berniat untuk tetap tinggal di Inggris atau bekerja di luar negeri untuk pemerintah Inggris atau sebuah perusahaan Inggris atau asosiasi.
- bahasa yang sama dan pengetahuan tentang kehidupan di Inggris standar berlaku bagi mereka menikah dengan warga Inggris
Langganan:
Postingan (Atom)